Apakah Marah Ada Manfaatnya?

Apakah anda pernah marah? Apakah menurut keterangan dari kamu, marah tersebut ada manfaatnya? Kebanyakan tentu akan membalas bahwa marah tersebut gak baik dan sedapat barangkali dihindari. Benarkah demikian?

Apakah Marah Ada Manfaatnya?

Mengapa banyak sekali orang memandang marah tersebut sebagai sesuatu yang gak baik? Karena mereka memandang marah tersebut sebagai cerminan dari sebuah emosi yang negatif. Padahal faktanya, tidak terdapat yang namanya emosi yang negatif. Segala emosi yang anda alami ialah berasal dari empiris dan tersebut sangat manusiawi. Artinya, masing-masing manusia dapat mengalami emosi yang sama sampai-sampai tidak pas andai disebut sebagai emosi negatif. Positif atau negatif yang anda rasakan saat merasakan emosi paling tergantung dari kemampuanmu mengelola emosi tersebut.

Saat marah, kita ingin melakukan urusan hal yang diluar kontrol laksana berteriak, menangis, memukul dan sebagainya. Marah laksana ini ialah marah yang merusak. Namun, bila kamu sukses mengendalikan marahmu sehingga dapat mengekspresikan marahmu pada urusan hal yang positif maka marah yang anda alami ialah marah yang produktif.

Kapan marah itu disebutkan bermanfaat?
Berikut tiga teknik mengelola marah supaya bermanfaat:

1. Marah dapat menolong perkembangan kepribadian
Menganggap marah sebagai suatu kekuatan positif pasarqq yang dapat mengolah hidupmu bakal membuatmu lebih dapat memahami potensi yang terdapat pada dirimu. Dengan demikian, kamu dapat lebih waspada guna mengekspresikan marahmu dan berjuang mengarahkan ke urusan hal yang positif. Dengan mengerjakan hal ini maka kedewasaan dan kematangan kepribadianmu akan kian terasah.

2. Marah dapat menolong mengganti hidumu
Tanpa kemarahan, anda tidak akan mengerjakan apa apa pada sesuatu yang membuat kecewa dirimu. Marah adalahtanda bahwa anda sedang tidak bahagia atau tidak puas dengan sesuatu dalam hidupmu. Semua tersebut akan menyadarkan bahwa apa yang anda lakukan sekitar ini ialah salah dan ingin diolah ke arah yang lebih baik.

3. Marah membantumu mengingatkan sesuatu yang penting
Setiap anda marah, anda akan diingatkan untuk mengerjakan sesuatu menurut keterangan dari skala prioritas. Artinya, ada sejumlah hal urgen yang kudu anda lakukan. Kamu marah sebab membiarkan orang beda bekerja tanpa batas, atau tidak mempedulikan pasanganmu mengerjakan hal urusan yang negatif. Dengan marah kamu dapat menghentikan urusan hal tersebut. Bila kamu sukses melakukannya maka anda akan menciptakan marahmu sebagai sesuatu yang patut dihargai.

7 Kebiasaan Yang Membuat Tulangmu Melemah

Tahukah kamu? Tulang insan sudah berkurang ketebalannya semenjak usia dini. Untungnya, tubuh bisa dengan cepat mengantisipasi proses penipisan tulang ini dengan menyusun tulang baru. Saat umur remaja, proses pembentukan tulang baru lebih cepat bila dikomparasikan dengan proses pengeroposan tulang.

7 Kebiasaan Yang Membuat Tulangmu Melemah

Memasuki umur 30an, pembentukan tulang baru merasakan perlambatan dan anda mulai kehilanggan massa tulang. Pola hidup yang buruk bisa mempercepat proses pengeroposan ini sampai-sampai ketebalan tulang antara satu orang dengan orang lain terlihat berbeda. Salah satu penyakit pengeroposan tulang yang dapat terjadi ialah osteoporosis.

Lalu pertanyaannya, pola hidup bagaimana yang bisa mempercepat proses pengeroposan tulang? Berikut kita kupas satu per satu.

1. Mengonsumsi terlalu tidak sedikit protein
Kebanyakan dari kita terlampau khawatir kelemahan protein sampai-sampai mengonsumsi protein secara berlebihan. Padahal, dengan makanan yang biasa dimakan sehari hari saja, keperluan protein sebetulnya sudah tercukupi.

Asupan protein yang lumayan memang bermanfaat, namun bila konsumsinya berlebihan, justru dominan tidak baik untuk tubuh. Kadar protein yang berlebihan di dalam tubuh mengakibatkan tubuh melemparkan kalsium dalam jumlah tidak sedikit sehingga tubuh tidak menemukan kalsium yang lumayan untuk pembentukan tulang.

2. Minum kopi terlampau banyak
Minum kopi memang tidak sedikit manfaatnya, namun bila minuman berkafein ini dikonsumsi secara berlebihan maka akan menambah risiko patah tulang.

Terlalu tidak sedikit kafein yang beredar di dalam tubuh bakal menghambat penyerapan kalsium di dalam usus. Namun, efek kafein pada penyerapan kalsium ini tidak bakal terjadi pada mereka yang mengonsumsi kalsium sejumlah 1.000 hingga 1.200 mg per hari.

3. Kurang gerak
Apakah anda termasuk orang yang duduk di belakang meja sepanjang hari? Bila jawabannya iya maka anda akan paling berisiko merasakan pengeroposan tulang. Tetap aktif adalahsalah satu teknik menjaga tulang tetap kuat. Bahkan melulu dengan olahraga simpel seperti berlangsung sudah dapat meningkatkan ketebalan tulang.

4. Penurunan berat badan yang terlampau drastis
Menurunkan berat badan memang di antara cara supaya tetap sehat, namun bila penurunan berat badannya hingga membuatmu paling kurus maka situasi tersebut bisa menganggu kekuatan tulang.

Berdasarkan keterangan dari sebuah tulisan yang dipublikasikan Harvard Health, mereka yang penurunan berat badannya terlalu menyeluruh akan berisiko menderita osteoporosis.

5. Berada di dalam lokasi tinggal sepanjang hari
Mereka yang bekerja di rumah merasakan kecenderungan membisu di dalam lokasi tinggal sepanjang hari. Kondisi ini tidak melulu membuatmu tidak aktif, tetapi pun tidak terkena sinar matahari. Sebagaimana diketahui, penyampaian sinar matahari sangat urgen untuk menolong penyerapan kalsium. Gak perlu waktu lama, 20 menit penyampaian sinar matahari dalam sehari telah cukup.

6. Merokok
Mungkin anda sudah paling paham andai merokok bisa menganggu kesehatan, namun tahukah kamu? Merokok pun dapat menambah risiko patah tulang.

Wanita yang mengisap rokok mempunyai kecenderungan merasakan penurunan kadar hormon estrogen dan menopause dini. Kondisi ini mengakibatkan risiko osteoporosis merasakan peningkatan.

Baca juga: Apakah Membunyikan Sendi Itu Berbahaya? Ini Faktanya

7. Terlalu tidak sedikit mengonsumsi garam
Berdasarkan keterangan dari penelitian, mengonsumsi terlalu tidak sedikit garam bisa menurunkan kadar kalsium di dalam tubuh. Ketika tubuh melemparkan garam, kalsium pun bakal ikut terbuang. Itu sebabnya mereka yang gemar mengonsumsi garam bakal berisiko tinggi menderita osteoporosis dan batu ginjal